Predksi Harga Emas Awal Tahun 2026, Makin Meroket atau Anjlok?

EASTCANYONHOTEL.COM – Menjelang penutupan tahun 2025, harga emas dunia justru mengalami tekanan menurun atau sedikit anjlok setelah mencetak rekor tinggi sepanjang tahun ini.

Harga emas terpantau mengalami penurunan atauanjlok” di pengujung Desember 2025. Namun, para pakar ekonomi dan analis pasar modal justru melihat fenomena ini sebagai ancang-ancang sebelum emas kembali mencetak rekor baru di tahun 2026.

Lantas, bagaimana proyeksi dan prediksi harga emas 2026? Data dari berbagai analis dan prediksi pasar menunjukkan bahwa dinamika harga emas pada 2026 akan dipengaruhi oleh faktor global yang cukup kompleks.

Mengapa Harga Emas Anjlok di Akhir Tahun 2025?

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber media nasional, pelemahan harga emas di akhir tahun 2025 dipicu oleh beberapa faktor teknis dan makroekonomi. Salah satunya adalah aksi profit taking atau pengambilan keuntungan oleh investor besar setelah emas reli panjang sepanjang tahun.

Selain itu, kebijakan suku bunga global yang mulai stabil memberikan tekanan jangka pendek pada aset yang tidak memberikan imbal hasil bunga seperti emas.

Meski demikian, penurunan ini dinilai hanya bersifat sementara. Dalam siklus investasi, koreksi harga adalah hal yang wajar untuk menyeimbangkan pasar sebelum kembali bergerak naik.

Prediksi Goldman Sachs: Fluktuasi Tapi Akhirnya Menguat

Menurut analis dari Goldman Sachs, salah satu bank investasi terbesar dunia, harga emas awal tahun 2026 diprediksi melalui fase fluktuatif namun umumnya bullish (naik).

Goldman Sachs memperkirakan:

  •  Kuartal pertama 2026: harga emas turun ke kisaran USD 4.200-an per ons.
  •  Kuartal kedua: kembali naik di atas USD 4.400 per ons.
  •  Kuartal ketiga: mampu menembus USD 4.630 per ons.
  • Kuartal keempat: menyentuh USD 4.900 per ons atau bahkan lebih tinggi.

Proyeksi Harga Emas Antam di Indonesia

Secara domestik, fluktuasi harga emas dunia akan berbanding lurus dengan harga emas batangan di Indonesia, seperti Antam dan Galeri 24. Jika prediksi dunia benar-benar menyentuh angka di atas $4.500 per ons, ditambah dengan dinamika nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, maka harga emas di Indonesia diprediksi bisa merangkak naik tajam.

Banyak pengamat memperkirakan bahwa di tahun 2026, harga emas Antam yang saat ini berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta (tergantung waktu beli), bisa saja menembus angka Rp2,7 juta hingga Rp3 juta per gram dalam skenario bullish yang kuat. Faktor kelangkaan bahan baku dan tingginya permintaan domestik menjadi pendorong utama kenaikan harga di pasar lokal.

 

Leave a Comment