EASTCANYONHOTEL.COM – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat kenaikan signifikan pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertepatan dengan Hari Valentine.
Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp50.000 menjadi Rp2.954.000 per gram.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisi sebelumnya di Rp2.904.000 per gram.
Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan.
Hari ini, harga buyback ditetapkan Rp2.741.000 per gram, naik Rp53.000 dari hari sebelumnya. Buyback adalah harga yang berlaku jika konsumen menjual kembali emas batangan ke Antam.
Rekor Tertinggi Harga Emas Antam
Sebagai catatan, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026, di level Rp3.168.000 per gram.
Pada saat itu, harga buyback juga mencapai Rp2.989.000 per gram. Lonjakan tersebut menunjukkan tren kuat emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Daftar Harga Emas Antam 14 Februari 2026
Harga emas Antam hari ini untuk berbagai ukuran adalah: 0,5 gram Rp1.527.000, 1 gram Rp2.954.000, 2 gram Rp5.858.000, 3 gram Rp8.769.000, 5 gram Rp14.585.000, 10 gram Rp29.090.000, 25 gram Rp72.560.000, 50 gram Rp144.955.000, 100 gram Rp289.760.000, 250 gram Rp724.090.000, 500 gram Rp1.447.900.000, dan 1.000 gram Rp2.894.600.000.
Data harga ini berlaku untuk pembelian di Gedung Antam dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar.
Faktor Global yang Mempengaruhi Harga Emas
Kenaikan harga emas dunia turut mendukung pergerakan emas Antam. Pada perdagangan internasional, harga emas naik 2,25% menjadi USD 5.030,45 per ons. Sementara kontrak emas berjangka AS naik 2% ke USD 5.050,80 per ons.
Kenaikan ini dipicu oleh data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan, sehingga memunculkan harapan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini.
Selain itu, permintaan emas di China tetap tinggi menjelang Tahun Baru Imlek.
Di India, pasar emas justru mengalami diskon karena melemahnya minat beli. Kondisi ini menunjukkan bahwa faktor regional juga berpengaruh terhadap pergerakan harga emas global.
Prospek Harga Emas
Analis ANZ memperkirakan harga emas kuartal kedua 2026 bisa naik hingga USD 5.800 per ons, dari proyeksi sebelumnya USD 5.400. Emas dinilai tetap menjadi aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi. Sementara itu, perak, platinum, dan paladium juga mengalami fluktuasi, meski tren jangka pendeknya masih dipengaruhi oleh permintaan industri dan investasi.