Jelang Imlek Harga Emas Antam Kian Melemah, Turun Hingga Rp 14.000! Investor Panik, Buyback Ikut Turun

EASTCANYONHOTEL.COM – Harga emas batangan Antam kembali menjadi sorotan pagi ini. Setelah sempat melonjak di akhir pekan, kini logam mulia tersebut turun cukup signifikan.

Berdasarkan data dari Logam Mulia Antam, harga emas per gram pada Senin, 16 Februari 2026, tercatat Rp2.940.000, turun Rp14.000 dari posisi sebelumnya Rp2.954.000.

Sementara itu, harga buyback (jual kembali) juga ikut terkoreksi sebesar Rp13.000 menjadi Rp2.728.000 per gram.

Berikut daftar harga emas batangan terbaru berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.520.000
  • 1 gram: Rp2.940.000
  • 2 gram: Rp5.820.000
  • 5 gram: Rp14.475.000
  • 10 gram: Rp28.895.000
  • 25 gram: Rp72.112.000
  • 50 gram: Rp144.145.000
  • 100 gram: Rp288.212.000
  • 1.000 gram: Rp2.880.600.000

– Akhir pekan lalu (14 Februari 2026): harga emas sempat naik Rp50.000 per gram, dari Rp2.904.000 menjadi Rp2.954.000.
– Hari ini (16 Februari 2026): harga kembali terkoreksi Rp14.000 per gram.
– Buyback: turun Rp13.000 menjadi Rp2.728.000 per gram.

Penurunan ini terjadi seiring dengan melemahnya harga emas dunia. Di pasar internasional, harga emas di Commodity Exchange Comex turun 0,07% menjadi US$5.042 per troy ons, sementara di perdagangan spot terkoreksi 0,60% ke US$5.011 per troy ons.

Faktor yang Mempengaruhi

– Gejolak harga global – pergerakan emas dunia yang melemah ikut menekan harga domestik.
– Fluktuasi awal Februari – harga emas sempat anjlok dan rebound beberapa kali, menunjukkan volatilitas tinggi.
– Kebijakan pajak (PPh 22) – transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan pajak 1,5%, sesuai aturan terbaru Kemenkeu.

Kenapa Harga Emas Antam Turun?

Ada beberapa faktor yang biasanya memengaruhi pergerakan harga emas:

1. Koreksi Setelah Kenaikan

Dalam beberapa hari sebelumnya, emas mengalami penguatan cukup tinggi. Saat harga naik cepat, pasar biasanya melakukan aksi ambil untung (profit taking), sehingga harga kembali turun.

2. Pergerakan Harga Emas Dunia

Harga emas domestik sangat dipengaruhi harga global. Jika harga emas internasional melemah, maka emas Antam hampir pasti ikut turun.

3. Momentum Musiman

Menjelang periode tertentu seperti hari raya atau Imlek, permintaan fisik meningkat. Setelahnya, pasar biasanya mengalami pendinginan sehingga harga terkoreksi.

Penurunan harga emas Antam sebesar Rp14.000 per gram menjadi sinyal penting bagi investor. Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai, volatilitas harga belakangan ini menunjukkan bahwa pasar masih rentan terhadap gejolak global. Bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas, penting untuk memperhatikan tren internasional dan kebijakan pajak agar tidak merugi.

Leave a Comment