EASTCANYONHOTEL.COM – Harga emas Antam kembali mengalami penurunan signifikan per hari ini.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 09.03 WIB, harga emas Antam turun sebesar Rp40.000 per gram.
Dari sebelumnya Rp2.918.000, kini berada di level Rp2.878.000 per gram. Sementara itu, harga buyback (pembelian kembali) juga ikut terkoreksi menjadi Rp2.655.000 per gram.
Tren Penurunan Harga Emas Antam
Penurunan ini bukanlah kejadian tunggal, melainkan kelanjutan dari tren yang sudah berlangsung sejak 16 Februari 2026. Kondisi tersebut menunjukkan adanya tekanan pada harga emas di pasar domestik.
Faktor global seperti pergerakan dolar AS, kebijakan suku bunga, serta dinamika geopolitik sering kali menjadi pemicu fluktuasi harga emas.
Investor emas Antam tentu perlu mencermati tren ini agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.
Dampak bagi Investor
– Investor jangka pendek: Penurunan harga bisa menjadi sinyal untuk berhati-hati. Mereka yang membeli emas di harga tinggi mungkin mengalami kerugian jika menjual saat ini.
– Investor jangka panjang: Justru bisa melihat ini sebagai peluang. Harga emas yang turun sering dianggap sebagai momen tepat untuk menambah portofolio, dengan harapan harga akan kembali naik di masa mendatang.
– Buyback lebih rendah: Dengan harga beli kembali yang turun, investor yang ingin menjual emas harus mempertimbangkan timing agar tidak merugi.
Pajak dan Regulasi
Transaksi emas Antam tetap dikenakan potongan pajak sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017. Aturan ini berlaku untuk semua jenis emas, mulai dari ukuran 1 gram hingga 1 kilogram. Artinya, selain memperhatikan harga pasar, investor juga harus menghitung beban pajak dalam strategi jual-beli emas.
Analisis Pasar
Harga emas dikenal sebagai instrumen lindung nilai (hedging) terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Namun, penurunan harga saat ini bisa jadi dipengaruhi oleh:
– Penguatan dolar AS yang membuat emas relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
– Kebijakan suku bunga yang lebih tinggi, sehingga investor cenderung beralih ke instrumen lain.
– Stabilitas geopolitik sementara yang menurunkan permintaan emas sebagai aset safe haven.
Penurunan harga emas Antam ke Rp2,878 juta per gram menjadi fenomena penting bagi pelaku pasar. Bagi sebagian orang, ini adalah sinyal waspada, sementara bagi yang lain, justru peluang untuk membeli di harga lebih rendah. Dengan buyback yang juga terkoreksi, investor perlu strategi matang agar tidak terjebak dalam kerugian jangka pendek.